Bukan Hanya Foya-Foya di Kasino, Gubernur Papua Lukas Enembe Juga Belanja Jam Tangan Mewah

  • Bagikan
X

POJOKKIRI.NET - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) buka-bukaan soal dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe. 

Mahfud MD dan PPATK merincikan aliran dana tersangka kasus korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe. 

Menurut Mahfud, bukan hanya berupa gratifikasi bernilai Rp1 miliar, tetapi Lukas Enembe juga diduga mengorupsi dana hingga ratusan miliar rupiah. "Saya sampaikan bahwa dugaan korupsi yang dijatuhkan kepada Lukas Enembe yang kemudian menjadi tersangka, bukan hanya gratifikasi Rp1 miliar. 

Ada laporan dari PPATK tentang dugaan korupsi atau ketidakwajaran penyimpanan dan pengelolaan uang yang jumlahnya ratusan miliar," kata Mahfud saat memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta, Senin. 

Adapun dugaan tersebut, lanjut dia, ditemukan dalam 12 hasil analisis yang disampaikan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Di samping itu, lanjut Mahfud, PPATK saat juga sudah memblokir atau membekukan rekening Enembe sebesar Rp71 miliar. 

Sumber: tvonenews.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan