Gawat! Serangan Siber pada Fasilitas Kesehatan Kini Makin Sering, Muncul Peringatan dari FBI

  • Bagikan
X

POJOKKIRI.NET -Alarm tanda bahaya terhadap keamanan siber kini telah berdering semakin keras di industri perawatan kesehatan bulan ini. FBI memperingatkan fasilitas kesehatan bahwa perangkat medis seperti monitor pasien atau pompa infus, sering berjalan pada perangkat lunak usang yang rentan terhadap peretasan.

OakBend Medical Center di Texas terkena serangan ransomware besar dari geng yang mengatakan telah mencuri 1 juta rekaman medis pasien. Sebuah laporan menunjukkan bahwa pasien di rumah sakit yang menangani serangan siber tersebut mungkin telah meninggal.

Serangkaian peringatan muncul dengan kesadaran yang berkembang tentang betapa berbahayanya lubang keamanan siber dalam perawatan kesehatan. Organisasi perawatan kesehatan semakin bergantung pada perangkat yang terhubung ke internet untuk melakukan hal-hal seperti melacak catatan pasien dan memberikan obat-obatan.

Mereka kini semakin rentan untuk menjadi target serangan ransomware, yang dapat mencuri data dan mematikan sistem yang mereka gunakan untuk memberikan perawatan pada para pasien.

Para ahli menghabiskan waktu bertahun-tahun dengan frustrasi karena rumah sakit tidak menganggap serius keamanan siber ini. Namun selama pandemi COVID-19, gelombang itu mulai bergeser. Dengan munculnya peringatannya minggu ini, FBI bergabung dengan Kongres dalam menangani kerentanan perangkat medis secara serius.

Awal musim panas ini, para senator mengusulkan undang-undang yang akan mengharuskan Food and Drug Administration (FDA) untuk mengeluarkan pedoman yang lebih teratur seputar keamanan siber perangkat medis. FDA juga meminta lebih banyak kekuatan untuk membuat aturan seputar keamanan siber.

Sumber: voi.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan