Jelang Lengser dari Jabatan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan Dilarang Melantik Pejabat, Wagub DKI Jakarta Beri Tanggapan Begini

  • Bagikan
X

Pojokkiri.net, Jakarta - Jelang lengser, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah tidak bisa lagi menetapkan kebijakan strategis di DKI Jakarta. Seperti yang diketahui sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyebutkan Gubernur Anies Baswedan tidak etis bila melantik pejabat tinggi pratama (eselon 1 dan 2).

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria meyakini, melantik pejabat seperti kepala dinas seharusnya masih bisa dilakukan karena tak dilarang dalam aturan.

Berdasarkan pada pasal 71 ayat (2) dan (3) UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); Oleh sebab itu, Anies seharusnya tetap bisa melantik pejabat di Jakarta.

Aturan tersebut diperuntukan bagi gubernur, wali kota, atau bupati yang akan menjadi peserta pilkada.

"Kalau pengangkatan atau pelantikan memang harus dibedakan. Bukan pergantian pelantikan dan lain-lain seperti itu, tetapi ini bukan pilkada. Jadi, kalau berdasarkan aturan, itu tidak dilarang," ujar Wagub Riza di Jakarta, Sabtu (17/9).

Sumber: genpi.co

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan