Opung Luhut Dapat Jabatan Jadi Koordinator Pengadaan Kendaraan Listrik, Anak Buah AHY Nyeletuk: Kayak Lem Serbaguna, Lengket Banget!

  • Bagikan
X

Pojokkiri.net, Jakarta - Politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana melontarkan kritik pedas setelah Presiden Joko Widodo resmi mendapuk Luhut Binsar Panjaitan sebagai koordinator pengadaan kendaraan listrik. Penunjukan Luhut tertuang dalam Instruksi presiden Nomor 7 Tahun 2022. Inpres tersebut berkenan dengan percepatan pelaksanaan kendaraan listrik di Indonesia.

Cipta Panca Laksana  mengaku heran dengan sikap Jokowi selalu mempercayakan Luhut dalam berbagai urusan, harus diakui, penunjukan Luhut untuk menangani berbagai proyek strategis di Indonesia bukan baru kali ini saja dilakukan Jokowi. Sebelum-sebelumnya Kepala Negara juga kerap menunjuk Luhut dalam menyelesaikan sejumlah proyek penting.

“Katanya ekonomi lagi sulit. Kok Jokowi mengeluarkan inpres (instruksi presiden) baru lagi. Udah gitu nunjuk Luhut jadi ketua timnya. Luhut lagi Luhut lagi. Udah kayak merk lem serbaguna. Lengket banget!” kata Cipta Panca Laksana lewat sebuah cuitan di akun twitternya @panca66 dikutip Sabtu (17/9/20220)

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Listrik Sebagai Kendaraan Dinas Operasional untuk Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Tujuannya, untuk mempercepat program penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas di pemerintah.

Sebagai eksekusi, lagi-lagi Jokowi memberi tugas khusus kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan untuk mengomandoi pemakaian kendaraan listrik di lingkungan pemerintahan.

"Khusus kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, untuk melakukan koordinasi, sinkronisasi, monitoring, evaluasi, dan pengendalian atas pelaksanaan Instruksi Presiden ini," demikian bunyi  Inpres Nomor 7/2022 tersebut. 

Sumber: populis.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan