Coba Diingat-ingat, Banyak Dugaan Suap Lho di Kasus Ferdy Sambo, Kamaruddin: Yang Sembunyi di Belakang Kulkas Saja Dapat 500 Juta…

  • Bagikan
X

Pojokkiri.net, Jakarta - Pengacara Brigadir Yosua atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, menyolek Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus Ferdy Sambo. Sebab, sampai sekarang tidak ada satu pun tersangka yang ditangkap oleh KPK. 

"Kenapa belum ada yang ditangkap satupun padahal sudah terang-terangan ada yang menyuap ada yang disuap," kata Kamaruddin dalam tayangan Youtube Uya Kuya yang dikutip pada pada Kamis (15/09/2022).

Mengingat, Ferdy Sambo pernah melakukan dugaan suap, salah satunya pada lembaga LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) dan lembaga tersebut mengakui bahwa pihaknya diberi amplop dalam kasus Ferdy Sambo. Selain itu, ada Bharada E, Bripka RR dan Kuat Ma'ruf yang juga diiming-imingi uang.

"Padahal kalau dari cerita Bripka RR dia bersembunyi di belakang kulkas saja dapat Rp500 juta (buat tutup mulut). Artinya betapa kuat amplop-amplop itu, apalagi yang berteriak-teriak mengatakan Putri korban pelecehan seksual. Harusnya KPK sudah bisa melakukan penangkapan, kan begitu,"ucapnya.

Sebelumnya, ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso mengaku mendapatkan bocoran informasi Ferdy Sambo diduga mengucurkan dana besar-besaran kepada berbagai pihak demi memuluskan skenario palsu yang dibuatnya soal kematian Brigadir J.

"Jadi saya dapat informasi, ada pengucuran dana besar-besaran. Untuk cipta kondisi, pada skenario FS (Ferdy Sambo) itu diterima semua pihak," ujar Sugeng, Senin (15/8/2022).

Sumber: populis.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan