Terkuak Sudah! Sisa Peluru di TKP Penembakan Brigadir J Ternyata Berasal dari Tiga Senpi Berbeda, Putri Candrawathi Beneran Ikutan Nembak?

  • Bagikan
X

Pojokkiri.net, Jakarta - Fakta baru pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) kembali terungkap, kekinian ditemukan ada tiga butir peluru yang tertinggal di lokasi penembakan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Tiga amunisi diketahui berasal dari tiga senjata api (senpi) yang berbeda yakni Glock 17, senpi Glock HS 9 dan Luger.

Terkait temuan tiga butir peluru yang ditemukan di lokasi pembunuhan Brigadir J itu, Kamaruddin Simanjuntak selaku kuasa  hukum keluarga Brigadir J langsung menunjuk Ferdy Sambo. Dia menyebut tiga senjata api itu jelas milik eks Kadiv Propam Polri itu. 

“Jadi orang-orang yang punya koleksi senjata seperti itu adalah orang yang berlatar belakang bahwa dia sejak dulu sudah menguasai persenjataan.  Siapa yang sejak dulu sudah menguasai persenjataan yaitu adalah ayahnya Ferdy Sambo,” ucap Kamaruddin Simanjuntak di acara Sapa Indonesia Pagi salah satu tv nasional, Rabu  (14/9/2022).

“Ayah Ferdy Sambo itu kan pensiun, terakhir kan adalah mayor jenderal, jadi kemungkinan besar dia bisa mengkoleksi senjata-senjata kuno, era-era 1800 sampai 1990,” katanya lagi.

Dengan adanya fakta baru tersebut, Kamaruddin mengaku pengusutan kasus pembunuhan ini jelas semakin pelik, untuk itu dia meminta agar pemerintah melibatkan TNI dalam mengusut kasus ini, apabila hanya ditangani Polri, kata Kamaruddin pengusutan kasus ini jelas memakan waktu yang cukup lama sebab di tubuh Polri sendiri terdapat beberapa oknum  yang suka merekayasa berbagai perkara. 

“Karena bagaimana pun suka atau tidak mendengarnya, bukan saya memuja-muja angkatan atau TNI, mereka itu terkenal disiplin dan sportif, kucing aja ditembak oleh jenderal hukumnya tegas, apalagi manusia. Beda sama polisi yang suka merekayasa kejadian, artinya tidak semua polisi, sebagian kecil saja,” katanya.

Sumber: populis.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan