Tolak Kenaikan Harga BBM, Serikat Buruh Gelar Demo di Balaikota Jakarta: Aksi Serupa Bakal Berlangsung Sebulan Penuh

  • Bagikan
X

POJOKKIRI.NET -Buruh yang tergabung dalam Konferensi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi demonstrasi di depan Balaikota Jakarta hari ini (Senin, 12 September). Ada tiga tuntutan yang disuarakan, salah satunya menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Ketua Perda KSPI DKI Jakarta, Winarso mengatakan aksi di Balaikota akan dimulai sejak pukul 10.00 WIB dengan mengusung tiga tuntutan. Tuntutan pertama, menolak kenaikan harga BBM. Hal ini karena kenaikan harga BBM tersebut akan menurunkan daya beli yang saat ini sudah turun sebesar 30 persen.

Dengan BBM naik, kata Winarso, maka daya beli akan turun lagi menjadi 50 persen. Penyebab turunnya daya beli adalah peningkatan angka inflasi menjadi 6.5 persen hingga 8 persen.

"Sehingga harga kebutuhan pokok akan meroket," ujar Winarso dalam keterangan resmi, Senin, 12 September.

Kedua, menuntut kenaikan upah. Kata Winarso, upah buruh tidak naik dalam 3 tahun terakhir, bahkan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah sudah mengumumkan jika Pemerintah dalam menghitung kenaikan UMK 2023 kembali menggunakan PP Nomor 36 Tahun 2021.

"Dengan kata lain, diduga tahun depan upah buruh tidak akan naik lagi, dan kami menuntut kenaikan Upah Minimum tahun 2023 sebesar 10-13 persen," tuturnya.

Sumber: voi.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan